Site icon Bonglua

Rapor Pemain AC Milan: Evaluasi Performa Musim Ini

AC Milan, salah satu klub terbesar di Italia dan Eropa, selalu menjadi sorotan di setiap musim. Setelah beberapa musim penuh perjuangan, tim ini akhirnya kembali ke jalur persaingan di Serie A dan Liga Champions, berkat komitmen kuat dari pemain dan pelatih Stefano Pioli. Meski begitu, perjalanan mereka sepanjang musim ini tidak lepas dari sorotan, terutama dengan beberapa pemain yang tampil luar biasa, sementara yang lainnya menunjukkan inkonsistensi. Dalam artikel ini, kami akan mengulas rapor pemain AC Milan sepanjang musim ini, memberikan penilaian berdasarkan performa mereka di kompetisi domestik maupun Eropa.

1. Mike Maignan (Kiper) – A

Mike Maignan, yang baru bergabung dengan AC Milan pada musim lalu, telah membuktikan diri sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di Serie A. Penampilannya yang luar biasa di bawah mistar gawang Milan menjadi faktor kunci dalam kesuksesan tim. Ia tidak hanya memiliki reflek cepat dan kemampuan untuk menghentikan tembakan dari jarak dekat, tetapi juga menunjukkan kualitas dalam mengorganisir lini belakang.

Musim ini, Maignan telah mencatatkan beberapa penyelamatan krusial, termasuk beberapa penyelamatan penalty yang sangat penting. Tak jarang, ia juga menunjukkan kemampuannya dalam membaca permainan lawan dan keluar dari garis gawang untuk memberikan dukungan pada lini pertahanan. Jika Maignan bisa tetap fit sepanjang musim, ia akan terus menjadi salah satu pilar utama Milan.

2. Davide Calabria (Bek Kanan) – B+

Davide Calabria kembali menjadi pemain andalan di sektor bek kanan Milan. Meski tidak sepopuler rekan-rekannya, Calabria memiliki konsistensi dan kesolidan yang sangat penting dalam tim. Sebagai kapten Milan, ia menunjukkan pemimpin yang tenang dan tegas di lini belakang.

Namun, meskipun ia cukup solid dalam bertahan, kadang-kadang Calabria kurang berkontribusi dalam serangan, terutama ketika Milan membutuhkan variasi serangan dari sisi kanan. Ketika ia tampil ofensif, kecepatan dan umpan silangnya sangat berbahaya, tetapi kadang keputusan di sepertiga akhir bisa lebih tajam. Secara keseluruhan, ia adalah pemain yang cukup stabil.

3. Fikayo Tomori (Bek Tengah) – A

Fikayo Tomori terus menjadi salah satu bek tengah terbaik di Serie A. Di bawah pelatih Pioli, Tomori telah berkembang pesat dan menjadi tembok kokoh di pertahanan Milan. Kecepatan dan kekuatan fisiknya menjadikannya sebagai bek yang sulit untuk ditembus, sementara kemampuannya dalam duel udara semakin meningkat. Selain itu, Tomori juga tampil sangat baik dalam membangun serangan dari belakang, memainkan umpan-umpan panjang yang akurat ke lini depan.

Selain menjadi pemain bertahan yang solid, Tomori juga sering kali tampil sebagai pemimpin di lini pertahanan, meski masih relatif muda. Penampilannya yang cemerlang di Liga Champions menjadi bukti betapa pentingnya peran Tomori dalam kesuksesan Milan musim ini.

4. Pierre Kalulu (Bek Tengah/Bek Kanan) – B

Pierre Kalulu telah menjadi pemain yang sangat berguna bagi Milan, meskipun ia lebih sering dimainkan di posisi bek kanan atau bek tengah. Kecepatan dan fleksibilitas posisi membuat Kalulu menjadi pilihan yang sangat baik saat Pioli membutuhkan pemain yang bisa bermain di berbagai posisi bertahan.

Namun, meskipun ia memiliki kualitas fisik yang luar biasa, Kalulu terkadang menunjukkan ketidaktepatan dalam pengambilan keputusan, terutama dalam situasi-situasi kritis. Meski begitu, ia terus berkembang dan menjadi lebih stabil seiring berjalannya waktu.

5. Theo Hernandez (Bek Kiri) – A

Theo Hernandez adalah salah satu bek kiri terbaik di dunia saat ini. Pemain asal Prancis ini terus menjadi ancaman besar di sisi kiri Milan, tidak hanya dalam bertahan tetapi juga dalam menyerang. Kecepatan dan kemampuan dribelnya yang luar biasa membuatnya menjadi pemain yang hampir tak terhentikan di sisi kiri, sementara dia juga memiliki kaki kiri yang sangat akurat untuk memberikan umpan silang atau bahkan mencetak gol.

Musim ini, Theo terus menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu bek kiri paling berbahaya di Eropa. Meskipun kadang terpapar kelemahan dalam bertahan, kemampuan menyerangnya membuatnya menjadi elemen vital dalam strategi serangan Milan.

6. Ismaël Bennacer (Gelandang) – A-

Ismaël Bennacer telah menjadi salah satu gelandang terbaik di Serie A, dengan kemampuan teknis yang sangat baik dan penguasaan bola yang solid. Sebagai penghubung antara lini tengah dan lini depan, Bennacer memiliki visi permainan yang sangat baik dan dapat mengatur tempo pertandingan. Di sisi bertahan, ia juga menunjukkan ketangguhan dan kegigihan dalam merebut bola.

Musim ini, Bennacer terkadang terlihat kurang konsisten, terutama dalam beberapa pertandingan besar. Namun, ia tetap menjadi salah satu pilar penting bagi Milan dan memberikan kontribusi signifikan dalam penguasaan bola serta distribusi umpan.

baca jug a: Hawaiian : Family Culture A Look at Tradition, Unity, and Heritage

AC Milan

7. Sandro Tonali (Gelandang) – B+

Sandro Tonali, yang dulunya dianggap sebagai penerus Andrea Pirlo, kini mulai menunjukkan kelasnya sebagai gelandang yang sangat berguna bagi Milan. Dengan kekuatan fisiknya yang luar biasa dan kemampuan untuk mengatur ritme permainan, Tonali telah menjadi komponen yang sangat penting di lini tengah Milan. Ia juga mampu mencetak gol dari jarak jauh dan memberikan kontribusi dalam serangan.

Meski begitu, Tonali terkadang menunjukkan inkonsistensi dalam performanya. Beberapa kali ia terlalu banyak melakukan kesalahan passing atau terjebak dalam duel-duel yang kurang menguntungkan. Namun, secara keseluruhan, ia tetap menjadi pemain yang dapat diandalkan dan memiliki potensi besar.

8. Rafael Leão (Penyerang Kiri) – A

Rafael Leão adalah salah satu pemain paling menarik di Serie A. Dengan kecepatan luar biasa dan keterampilan dribbling yang sulit dihentikan, ia telah menjadi ancaman nyata di lini serang Milan. Leão mampu mengubah jalannya pertandingan dalam sekejap dan sering kali mencetak gol-gol spektakuler.

Selain kualitas individu yang sangat tinggi, Leão juga telah menunjukkan kematangan dalam pengambilan keputusan di sepertiga akhir. Pemain sayap Portugal ini telah menjadi pemain kunci dalam serangan Milan musim ini, dan meskipun ada beberapa momen di mana ia tampak kurang konsisten, kontribusinya yang signifikan tidak dapat dipandang sebelah mata.

9. Olivier Giroud (Penyerang Tengah) – B+

Olivier Giroud adalah pemain yang sangat penting bagi AC Milan, terutama di lini depan. Pengalamannya dan ketajaman dalam mencetak gol membuatnya menjadi pemimpin di depan gawang. Meski sudah berusia 37 tahun, Giroud tetap mampu memberikan kontribusi luar biasa dengan gol-gol penting di Liga Champions dan Serie A.

Namun, Giroud tidak selalu tampil di level yang sama dalam setiap pertandingan. Kadang-kadang ia kehilangan kesempatan atau menunjukkan kelemahan dalam penguasaan bola. Meski demikian, perannya sebagai pemimpin lini serang tetap vital, terutama saat Milan membutuhkan seorang striker berpengalaman yang bisa tampil di momen-momen penting.

10. Zlatan Ibrahimović (Penyerang Tengah) – C+

Zlatan Ibrahimović, yang kembali dari cedera panjang, tidak lagi tampil dengan intensitas yang sama seperti sebelumnya. Meskipun masih mampu menunjukkan kualitasnya dalam beberapa momen, umurnya yang semakin menua dan keterbatasannya dalam mobilitas membuatnya kesulitan untuk memberikan dampak signifikan di setiap pertandingan. Cedera juga menghambat kontribusinya dalam tim, meskipun ia masih memiliki peran sebagai pemimpin dan inspirasi bagi rekan-rekannya.

Exit mobile version